Rabu, 27 Februari 2013
Minggu, 17 Februari 2013
:::Fenomena Laut Yang Mendidih:::
Bismillahir-Rahmaanir-Rahi
Laut Yang Mendidih
Nabi SAW bersabda:
Tidak ada yang mengarungi lautan kecuali orang yang berhaji, berumrah atau orang yang berperang di jalan Allah. Sesungguhnya di bawah lautan terdapat api dan di bawah api terdapat lautan.
Ulasan Hadis
Hadis ini sangat sesuai dengan sumpah Allah SWT yang dilansir oleh Al-quran pada permulaan Surah Ath-Thur, dimana Allah bersumpah (Maha Besar Allah yang tidak membutuhkan sumpah apapun demi lautan yang di dalam tanahnya ada api (Al-Bahr Al-Masjur). Sumpahnya:
وَٱلطُّورِ (١) وَكِتَـٰبٍ۬ مَّسۡطُورٍ۬ (٢) فِى رَقٍّ۬ مَّنشُورٍ۬ (٣) وَٱلۡبَيۡتِ ٱلۡمَعۡمُورِ (٤)وَٱلسَّقۡفِ ٱلۡمَرۡفُوعِ (٥) وَٱلۡبَحۡرِ ٱلۡمَسۡجُورِ (٦) إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ لَوَٲقِعٌ۬ (٧) مَّا لَهُ ۥ مِن دَافِعٍ۬ (٨)
artinya : Demi bukit, dan kitab yang ditulis; pada lembaran yang terbuka; dan demi Baitul Ma'mur; dan atap yang ditinggikan (langit), dan laut yang di dalam tanahnya ada api, sesungguhnya azab Tuhanmu pasti terjadi, tidak seorangpun yang dapat menolaknya. (QS. Ath-Thur (52):1-8)
Bangsa Arab, pada waktu diturunkannya Al-quran tidak mampu menangkap dan memahami isyarat sumpah Allah SWT demi lautan yang di dalam tanahnya ada api ini. Karena bangsa Arab (kala itu) hanya mengenal makna sajara sebagai menyalakan tungku pembakaran hingga membuatnya panas atau mendidih. Sehingga dalam persepsi mereka, panas dan air adalah sesuatu yang bertentangan. Air mematikan panas sedangkan panas itu menguapkan air. Lalu bagaimana mungkin dua hal yang berlawanan dapat hidup berdampingan dalam sebuah ikatan yang kuat tanpa ada yang rusak salah satunya?
Persepsi demikan mendorong mereka untuk menisbatkan kejadian ini sebagai peristiwa di akhirat (bukan di dunia nyata). Apalagi didukung dengan firman Allah SWT yang terdapat dalam surah At-Takwir:
وَإِذَا ٱلۡبِحَارُ سُجِّرَتۡ
artinya : Dan apabila lautan dipanaskan. (QS. At-Takwir (81):6)
Memang, ayat-ayat pada permulaan Surah At-Takwir mengisyaratkan peristiwa-peristiwa futuristik yang akan terjadi di akhirat kelak, namun sumpah Allah SWT dalam Surah Ath-Thur semuanya menggunakan sarana-sarana empirik yang benar-benar ada dan dapat ditemukan dalam hidup kita (di dunia).
Hal inilah yang mendorong sejumlah ahli tafsir untuk meneliti makna dan arti bahasa kata kerja sajara selain menyalakan sesuatu hingga membuatnya panas. Dan mereka ternyata menemukan makna dan arti lain dari kata sajara, yaitu mala'a dan kaffa (memenuhi dan menahan). Mereka tentu saja sangat gembira dengan penemuan makna dan arti baru ini karena makna baru ini dapat memecahkan kemusykilan ini dengan pengertian baru bahwa Allah SWT telah memberikan anugerah kepada semua manusia dengan mengisi dan memenuhi bagian bumi yang rendah dengan air sambil menahannya agar tidak meluap secara berlebihan ke daratan.
Namun, hadis Rasulullah SAW yang sedang kita bahas ini secara singkat menegaskan bahwa: Sesungguhnya di bawah lautan ada api dan di bawah api ada lautan.
Setelah Perang Dunia II, para peneliti turun dan menyelam ke dasar laut dan samudera dalam rangka mencari alternatif berbagai barang tambang yang sudah nyaris habis cadangannya di daratan akibat konsumerisme budaya materialistik yang dijalani manusia sekarang ini. Mereka dikejutkan dengan rangkaian gunung berapi (volcanic mountain chain) yang membentang berpuluh-puluh ribu kilometer di tengah-tengah seluruh samudera bumi yang kemudian mereka sebut sebagai 'gunung-gunung tengah samudera'.
Dengan mengkaji rangkaian gunung-gunung tengah samudera ini tampak jelas bahwa gunung-gunung tengah samudera tersebut sebagian besarterdiri dari bebatuan berapi (volcanic rocks) yang dapat meledak layaknya ledakan gunung berapi yang dahsyat melalui sebuah jaring retak yang sangat besar. Jaring retak ini dapat merobek lapisan bebatuan bumi dan ia melingkupi bola bumi kita secara sempurna dari segala arah dan terpusat di dalam dasar samudera dan beberapa lautan.sedangkan kedalamannya mencapai 65 km. Kedalaman jaring retak ini menembus lapisan bebatuan bumi secara penuh hingga menyentuh lapisan lunak bumi (lapisan bumi ketiga) yang memiliki unsur bebatuan yang sangat elastis, semi cair, dan memiliki tingkat kepadatan dan kerekatan tinggi.
Bebatuan lunak ini didorong oleh arus muatan yang panas ke dasar semua samudera dan beberapa lautan semacam Laut Merah dengan suhu panas yang melebihi 1.000 derajat Celcius. Batuan-batuan elastis yang beratnya mencapai jutaan ton ini mendorong kedua sisi samudera atau laut ke kanan dan ke kiri yang kemudian disebut oleh para ilmuwan dengan 'fenomena perluasan dasar laut dan samudera'. Dengan terus berlangsungnya proses perluasan ini, maka wilayah-wilayah yang dihasilkan oleh proses perluasan itupun penuh dengan magma bebatuan yang mampu menimbulkan pendidihan di dasar samudera dan beberapa dasar laut.
Salah satu fenomena yang mencengangkan para ilmuwan saat ini adalah bahwa meskipun sebegitu banyak, air laut atau samudera tetap tidak mampu memadamkan bara api magma tersebut. Dan magma yang sangat panaspun tidak mempu memanaskan air laut dan samudera. Keseimbangan dua hal yang berlawanan: air dan api di atas dasar samudera bumi, termasuk di dalamnya Samudera Antartika Utara dan Selatan, dan dasar sejumlah lautan seperti Laut Merah merupakan saksi hidup dan bukti nyata atas kekuasaan Allah SWT yang tiada batas.
Laut Merah misalnya, merupakan laut terbuka yang banyak mengalami guncangan gunung berapi secara keras sehingga sedimen dasar laut inipun kaya dengan beragam jenis barang tambang. Atas dasar pemikiran ini, dilakukanlah proyek bersama antara Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia, Sudan, dan salah satu negara Eropa untuk mengeksploitasi beberapa kekayaan tambang yang menggumpal di dasar Laut Merah.
Kapal-kapal proyek ini melemparkan stapler barang tambang untuk mengumpulkan sampel tanah dasar Laut Merah tersebut. Stapler pengeruk sampel tanah itu diangkat dalam batang air yang ketebalannya mencapai 3.000 m. Dan jika stapler sampai ke permukaan kapal, tidak ada seorangpun yang berani mendekat karena sangat panasnya. Begitu dibuka, maka keluarlah tanah dan uap air panas yang suhunya mencapai 3.000 derajat Celcius. Dengan demikian, sudah terbukti nyata di kalangan ilmuwan kntemporer, bahwa ledakan gunung vulkanik di atas dasar setiap samudera dan dasar sejumlah laut jauh melebihi ledakan vulkanik serupa yang terjadi di daratan.
Kemudian terbukti pula dengan beragam dalil dan bukti bahwa semua air yang ada di bumi dikeluarkan oleh Allah SWT dari dalam bumi melalui ledakan-ledakan vulkanik dari setiap moncong gunung berapi. Pecahan-pecahan lapisan berbatu bumi menembus lapisan ini hingga kedalaman tertentu mampu mencapai lapisan lunak bumi. Di dalam pisan lunak bumi dan lapisan bawahnya, magma vulkanik menyimpan air yang puluhan kali lipat lebih banyak dibanding debit air yang ada di permukaan bumi.
Dari sini tampaklah kehebatan hadis Nabi SAW ini yang menetapkan sejumlah fakta-fakta bumi yang mencengangkan dengan sabda:
Sesungguhnya di bawah lautan ada api dan di bawah api ada lautan.
Sebab fakta-fakta ini baru terungkap dan baru bisa diketahui oleh umat manusia pada beberapa tahun terakhir.
Pelansiran fakta-fakta ini secara detail dan sangat ilmiah dalam hadis Rasulullah SAW menjadi bukti tersendiri akan kenabian dan kerasulan Muhammad SAW, sekaligus membuktikan bahwa ia selalu terhubung dengan wahyu langit dan diberitahui oleh Allah Sang maha Pencipta langit dan bumi. Maha benar Allah yang menyatakan:
"Dan tiadalah yang diucapkannya itu [Al Qur'an] menurut kemauan hawa nafsunya. (3)Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan [kepadanya], (4) yang diajarkan kepadanya oleh [Jibril] yang sangat kuat, (5) Yang mempunyai akal yang cerdas; dan [Jibril itu] menampakkan diri dengan rupa yang asli, (6) sedang dia berada di ufuk yang tinggi. (7) Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi, (8)maka jadilah dia dekat [pada Muhammad sejarak] dua ujung busur panah atau lebih dekat [lagi]. (9) Lalu dia menyampaikan kepada hamba-Nya [Muhammad] apa yang telah Allah wahyukan. (10)" (QS. An-Najm (53):3-10)
Tidak seorangpun di muka bumi ini yang mengetahui fakta-fakta ini kecuali baru pada beberapa dekade terakhir. Sehingga lontaran fakta ini dalam hadis Rasulullah SAW benar-benar merupakan kemukjizatan dan saksi yang menegaskan kenabian Muhammad SAW dan kesempurnaan kerasulannya.
Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
Semoga bermanfaat bagi yang membacanya ...
.... Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya sempurnalah semua kebaikan ....
Barakallahufikum ....
Rabu, 05 Desember 2012
Sayangilah Ibu Dialah Manusia Yang Sangat Mulia
=== Sayangilah Ibu Dialah Manusia Yang Sangat Mulia ===
Bismillahirrahmanirrahim
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa sallam bersabda :
“Doa orang tua untuk anaknya bagaikan doa nabi terhadap umatnya .”(HR.Ad Dailami)
Ibu adalah orang tua kita. Maka sesungguhnya doa ibu untuk anaknya seperti doa nabi kepada Umatnya.
Hal tersebut harus di yakini agar senantiasa mendapatkan doanya. Keyakinan inipun dapat memotivasi kita agar
berbakti kepadanya.
Dalam sebuah hadits di sebutkan :
“ Seseorang datang kepada Rosulullah Shallahu ‘Alaihi wa sallamdan bertanya,”Wahai Rosul, siapakah orang yang paling berhak aku layani(patuhi)?” Rosulullah menjawab,”Ibumu!” ia bertanya lagi”Kemudian siapa lagi?” Rosulullah menjawab,”Ibumu!” ia bertanya lagi,”Siapa lagi?” Rosulullah menjawab,”Ibumu.” Ia bertanya lagi,” Kemudian siapa?” Rosulullah menjawab,”Bapakmu.” (HR.Bukhori-Muslim)
Tanpa mengesampingkan jasa ayah, dalam hadits diatas Rasulullah menyebut kata ”Ibu” sebanyak tiga kali.
Ini berarti bahwa peran ibu sangat berjasa kepada anak-anaknya, meskipun ayahpun berjasa kepada kita.
Mengapa di dunia ini ibu adalah manusia yang paling mulia, setelah itu bapak..? Apa yang menjadi alasan sehingga doa ibu menyimpan kekeramatan..?
Pertama:
Ibu adalah sosok wanita yang luar biasa sehingga memiliki karomah dalam berdoa.
Ibu sangat berjasa untuk membentuk generasi penerus. tentu saja peran ayah juga ikut mendukung. Namun ibu adalah orang yang paling dekat dengan anaknya.
Pikirkan..! Mulai dalam kandungan hingga lahir seolah-olah tak terpisahkan.
Ibu senantiasa mendampingi kita dengan sabar dan dengan tangannya yang lembut. Ia mengajari kita berjalan. Ia pun mengajari agar kita bicara.
Ibu betul-betul wanita yang sabar betapapun sepanjang hari tingkah laku kita menjengkelkannya, namun ibu mau mengerti. kasih sayang ibunda yang tulus ini tidak pernah terputus. Padahal kenakalan kita berulang-ulang.
Kedua:
Sembilan bulan ibu mengandung lalu melahirkan kita.
Inilah yang dijadikan alasan mengapa doa ibunda menyimpan karomah. kata”Karomah” dapat dipahami membawa beban yang berat. Bayangkan sekian lama kesana kemari membawa janinnya. Bertambah bulan bertambah besar dan menyulitkan untuk bergerak. Di buat tidur susah di buat duduk pun pinggang terasa tidak nyaman. Namun karena ALLAH memberikan fitrah di dalam dirinya berupa kasih sayang, maka keadaan yang demikian itu tidak terlalu membuatnya menderita.
Ketiga:
Ibu adalah sumber kehidupan. ketika kita di dalam janin. Lewat plasenta secara naluri ibu mentransfer zat makanan ke tubuh kita. Bayi di dalam kandungan bergantung kepada ibu.
Ketika ibu stress, maka janin terpengaruh.
Ketika ibu kesehatannya menurun dan kekurangan gizi, keadaan janinpun ikut tidak sehat.
Tiada ibu maka tiada pula kita, meskipun bapak juga sangat berperan terhadap keberadaan kita.
Namun ibulah yang mengandung dan melahirkan.
Keempat :
Ibu adalah orang pertama yang mengenalkan dunia. Tidak terbayangkan, seandainya begitu kita lahir ke dunia kemudian di buang ke hutan dan dipelihara orang utan. Tentu kita tidak akan menjadi manusia beradab.
Tetapi karena kita dipelihara ibu, maka kita dapat mengenal dunia dan menjadi manusia beradab.
Ibu adalah orang pertama yang mengenalkan dunia kepada kita ia dalah guru pertama. Dengan sabar ia mengajari kita mengenal hitam, putih, kuning dan merah.
Dengan telaten ia mengajari kita untuk tersenyum dan berbicara. Dari sentuhannya yang lembut dan dingin dia membimbing kita sehingga bisa berangkat dan berjalan.
Oleh karena itu marilah saudaraku, selagi masih ada waktu kita muliakan Ibu dan Bapak kita, bahagiakan selalu mereka, jangan sampai kita meneteskan kedua matanya dengan air mata karena perbuatan kita atau kedurhakaan kita.
Wallahu a'lam bish-shawab ...
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah untuk semua teman-teman ,,,,, renungkanlah ,,,,,
Ibu adalah orang tua kita. Maka sesungguhnya doa ibu untuk anaknya seperti doa nabi kepada Umatnya.
Hal tersebut harus di yakini agar senantiasa mendapatkan doanya. Keyakinan inipun dapat memotivasi kita agar
berbakti kepadanya.
Dalam sebuah hadits di sebutkan :
“ Seseorang datang kepada Rosulullah Shallahu ‘Alaihi wa sallamdan bertanya,”Wahai Rosul, siapakah orang yang paling berhak aku layani(patuhi)?” Rosulullah menjawab,”Ibumu!” ia bertanya lagi”Kemudian siapa lagi?” Rosulullah menjawab,”Ibumu!” ia bertanya lagi,”Siapa lagi?” Rosulullah menjawab,”Ibumu.” Ia bertanya lagi,” Kemudian siapa?” Rosulullah menjawab,”Bapakmu.” (HR.Bukhori-Muslim)
Tanpa mengesampingkan jasa ayah, dalam hadits diatas Rasulullah menyebut kata ”Ibu” sebanyak tiga kali.
Ini berarti bahwa peran ibu sangat berjasa kepada anak-anaknya, meskipun ayahpun berjasa kepada kita.
Mengapa di dunia ini ibu adalah manusia yang paling mulia, setelah itu bapak..? Apa yang menjadi alasan sehingga doa ibu menyimpan kekeramatan..?
Pertama:
Ibu adalah sosok wanita yang luar biasa sehingga memiliki karomah dalam berdoa.
Ibu sangat berjasa untuk membentuk generasi penerus. tentu saja peran ayah juga ikut mendukung. Namun ibu adalah orang yang paling dekat dengan anaknya.
Pikirkan..! Mulai dalam kandungan hingga lahir seolah-olah tak terpisahkan.
Ibu senantiasa mendampingi kita dengan sabar dan dengan tangannya yang lembut. Ia mengajari kita berjalan. Ia pun mengajari agar kita bicara.
Ibu betul-betul wanita yang sabar betapapun sepanjang hari tingkah laku kita menjengkelkannya, namun ibu mau mengerti. kasih sayang ibunda yang tulus ini tidak pernah terputus. Padahal kenakalan kita berulang-ulang.
Kedua:
Sembilan bulan ibu mengandung lalu melahirkan kita.
Inilah yang dijadikan alasan mengapa doa ibunda menyimpan karomah. kata”Karomah” dapat dipahami membawa beban yang berat. Bayangkan sekian lama kesana kemari membawa janinnya. Bertambah bulan bertambah besar dan menyulitkan untuk bergerak. Di buat tidur susah di buat duduk pun pinggang terasa tidak nyaman. Namun karena ALLAH memberikan fitrah di dalam dirinya berupa kasih sayang, maka keadaan yang demikian itu tidak terlalu membuatnya menderita.
Ketiga:
Ibu adalah sumber kehidupan. ketika kita di dalam janin. Lewat plasenta secara naluri ibu mentransfer zat makanan ke tubuh kita. Bayi di dalam kandungan bergantung kepada ibu.
Ketika ibu stress, maka janin terpengaruh.
Ketika ibu kesehatannya menurun dan kekurangan gizi, keadaan janinpun ikut tidak sehat.
Tiada ibu maka tiada pula kita, meskipun bapak juga sangat berperan terhadap keberadaan kita.
Namun ibulah yang mengandung dan melahirkan.
Keempat :
Ibu adalah orang pertama yang mengenalkan dunia. Tidak terbayangkan, seandainya begitu kita lahir ke dunia kemudian di buang ke hutan dan dipelihara orang utan. Tentu kita tidak akan menjadi manusia beradab.
Tetapi karena kita dipelihara ibu, maka kita dapat mengenal dunia dan menjadi manusia beradab.
Ibu adalah orang pertama yang mengenalkan dunia kepada kita ia dalah guru pertama. Dengan sabar ia mengajari kita mengenal hitam, putih, kuning dan merah.
Dengan telaten ia mengajari kita untuk tersenyum dan berbicara. Dari sentuhannya yang lembut dan dingin dia membimbing kita sehingga bisa berangkat dan berjalan.
Oleh karena itu marilah saudaraku, selagi masih ada waktu kita muliakan Ibu dan Bapak kita, bahagiakan selalu mereka, jangan sampai kita meneteskan kedua matanya dengan air mata karena perbuatan kita atau kedurhakaan kita.
Wallahu a'lam bish-shawab ...
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang bermanfaat dan bernilai ibadah untuk semua teman-teman ,,,,, renungkanlah ,,,,,
Selasa, 04 Desember 2012
SUJUD TILAWAH....
> Bacaan Sujud Tilawah, Sujud Sahwi, & Sujud Syukur
~ Sujud tilawah
yaitu sujud karena membaca atau mendengar ayat-ayat Al-Qur'an tertentu,
yakni yang dinamakan ayat-ayat sajadah. Bacaan sujud tilawah:
سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
“Sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu. Tabarakallahu ahsanul kholiqiin.”
Artinya:
"Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang Membentuknya, yang Membentuk
pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah Sebaik-baik Pencipta."
~ SUJUD SAHWI
Sujud sahwi yaitu sujud yang dilakukan orang yang shalat, sebanyak dua
kali untuk menutup kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan shalat,
baik kekurangan raka'at, kelebihan raka'at, atau karena ragu-ragu yang
disebabkan karena lupa. Bacaan sujud sahwi:
سبحان الذي لا ينام ولا يسهو
"Subhaa nalladzi laa yanaa mu wa laa yas hu"
Artinya:
“Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.”
~ SUJUD SYUKUR
Sujud syukur yaitu sujud yang dilakukan karena kita menerima kenikmatan
atau mendengar berita yang menggembirakan. Bacaan sujud syukur:
سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ اَنْتَ رَبِّي حَقَّا حَقَّا، سَجَدْتُ لَكَ
يَارَبِّ تَعَبُّدًا وَرِقًّا. اَللَّهُمَّ اِنَّ عَمَلِي ضَعِيْفٌ
فَضَاعِفْ لِي.
اَللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تُبْعَثُ عِبَادُكَ وَتُبْ عَلَيَّ اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ.
"Subhânakallâhumma Anta Rabbî haq-qan haqqâ, sajadtu laka yâ Rabbî
ta-’abbudan wa riqqâ. Allâhumma inna ‘amalî dha’îfun fadha’i lî.
Allâhumma qinî ‘adzâbaka yawma tub’atsu ‘ibâduka wa tub ‘alayya innaka
Antat tawwâbur Rahîm."
Artinya:
"Maha Suci Engkau. Ya
Allah, Engkaulah Tuhaku yang sebenarnya, aku sujud kepada-Mu ya Rabbi
sebagai pengabdian dan penghambaan. Ya Allah, sungguh amalku lemah, maka
lipat gandakan pahalanya bagiku. Ya Allah, selamatkan aku dari siksa-Mu
pada hari hamba-hamba-Mu dibangkitkan, terimalah taubatku, sesunguhnya
Engkau Maha Menerima taubat dan Maha Penyayang."
Dikumpulkan dari berbagai sumber
سَجَدَ وَجْهِى لِلَّذِى خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ تَبَارَكَ اللَّهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
“Sajada wajhi lilladzi kholaqohu, wa showwarohu, wa syaqqo sam’ahu, wa bashorohu. Tabarakallahu ahsanul kholiqiin.”
Artinya:
"Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang Membentuknya, yang Membentuk pendengaran dan penglihatannya. Maha Suci Allah Sebaik-baik Pencipta."
~ SUJUD SAHWI
Sujud sahwi yaitu sujud yang dilakukan orang yang shalat, sebanyak dua kali untuk menutup kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan shalat, baik kekurangan raka'at, kelebihan raka'at, atau karena ragu-ragu yang disebabkan karena lupa. Bacaan sujud sahwi:
سبحان الذي لا ينام ولا يسهو
"Subhaa nalladzi laa yanaa mu wa laa yas hu"
Artinya:
“Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.”
~ SUJUD SYUKUR
Sujud syukur yaitu sujud yang dilakukan karena kita menerima kenikmatan atau mendengar berita yang menggembirakan. Bacaan sujud syukur:
سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ اَنْتَ رَبِّي حَقَّا حَقَّا، سَجَدْتُ لَكَ يَارَبِّ تَعَبُّدًا وَرِقًّا. اَللَّهُمَّ اِنَّ عَمَلِي ضَعِيْفٌ فَضَاعِفْ لِي.
اَللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تُبْعَثُ عِبَادُكَ وَتُبْ عَلَيَّ اِنَّكَ اَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ.
"Subhânakallâhumma Anta Rabbî haq-qan haqqâ, sajadtu laka yâ Rabbî ta-’abbudan wa riqqâ. Allâhumma inna ‘amalî dha’îfun fadha’i lî. Allâhumma qinî ‘adzâbaka yawma tub’atsu ‘ibâduka wa tub ‘alayya innaka Antat tawwâbur Rahîm."
Artinya:
"Maha Suci Engkau. Ya Allah, Engkaulah Tuhaku yang sebenarnya, aku sujud kepada-Mu ya Rabbi sebagai pengabdian dan penghambaan. Ya Allah, sungguh amalku lemah, maka lipat gandakan pahalanya bagiku. Ya Allah, selamatkan aku dari siksa-Mu pada hari hamba-hamba-Mu dibangkitkan, terimalah taubatku, sesunguhnya Engkau Maha Menerima taubat dan Maha Penyayang."
Dikumpulkan dari berbagai sumber
Roza'
Berharap Rahmat Alloh SWT

Diriwayatkan oleh Ibnu Mas'ud ra bahwa Rosululloh SAW bersabda:
الفاجر الراجي رحمة الله تعالى اقرب الى الله تعالى من العابد المقنط
Orang yang bermaksiat dengan senantiasa mengharap rahmat Alloh SWT
lebih dekat kepada Alloh daripada ahli ibadah yang memutuskan
rahmat-Nya.
Hikayat
Diriwayatkan oleh Zayd bin Aslam
dari Sayyidina 'Umar ra, bahwa pada masa umat terdahulu ada seorang
laki-laki yang sangat rajin dan bersungguh-sungguh dalam beribadah
kepada Alloh SWT. namun orang tersebut memutuskan rahmat Alloh bagi
orang lain. Setelah meninggal dunia, orang tadi bertanya kepada Alloh,
"wahai Tuhanku, apa bagian yang telah Engkau siapkan untukku?" Alloh
menjawab "neraka". Lalu ia bertanya lagi "lalu di mana ibadah dan
kesungguhanku menyembah-Mu". Alloh menjawab "di dunia engkau telah
memutuskan rahmat-Ku bagi orang lain, maka hari ini Aku memutuskan
rahmat-Ku bagimu".
Walloh a'lam bish showab
الفاجر الراجي رحمة الله تعالى اقرب الى الله تعالى من العابد المقنط
Orang yang bermaksiat dengan senantiasa mengharap rahmat Alloh SWT lebih dekat kepada Alloh daripada ahli ibadah yang memutuskan rahmat-Nya.
Hikayat
Diriwayatkan oleh Zayd bin Aslam dari Sayyidina 'Umar ra, bahwa pada masa umat terdahulu ada seorang laki-laki yang sangat rajin dan bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Alloh SWT. namun orang tersebut memutuskan rahmat Alloh bagi orang lain. Setelah meninggal dunia, orang tadi bertanya kepada Alloh, "wahai Tuhanku, apa bagian yang telah Engkau siapkan untukku?" Alloh menjawab "neraka". Lalu ia bertanya lagi "lalu di mana ibadah dan kesungguhanku menyembah-Mu". Alloh menjawab "di dunia engkau telah memutuskan rahmat-Ku bagi orang lain, maka hari ini Aku memutuskan rahmat-Ku bagimu".
Walloh a'lam bish showab
Senin, 03 Desember 2012
KISAH UMAR YG LUAR BIASA -
Dalam riwayat al Darimi diterangkan bahwa seorang
wanita tua itu kemudian meminta Umar untuk berhenti. Umar pun mendekat
dan menundukkan kepalanya demi mendengarkan wanita tersebut berbicara.
Selanjutnya wanita itu memberi wejangan, Bertakwalah engkau kepada Allah
dalam mengurus rakyat. Ketahuilah, barangsiapa yang takut akan ancaman
Allah maka yang jauh (hari akhirat) akan terasa dekat. Barang siapa yang
takut akan kematian, maka ia akan khawatir kehilangan kesempatan.
Taqwa disini artinya mentaati perintah Allah SWT, patokannya para
shahabat. Jd Artinya taat sama perintah Allah SWT dlm Quran dan Sunnah,
alias syariat Islam.
Saat itu Para sahabat yang berdiri bersama
Umar kemudian bertanya, Wahai Amirul Mukminin, engkau telah
menghentikan sekian banyak orang (ikut berhenti karena tidak mau
mendahului umara) demi wanita renta ini?
Umar Menjawab : DEMI
Allah andaikan dia berdiri sampai malam, maka aku tidak akan
meninggalkannya kecuali untuk shalat. Begitulah komitmen Umar
Radhiyallahu anhu untuk setia mendengarkan taushiah (nasehat) wanita
renta di pinggir jalan. Padahal ketika itu Umar adalah seorang khalifah.
Khalifah itu pemimpin dunia Islam, bukan negara, atau kerajaan yang
dinamakan sultan dsb.
Siapa pun yang mengetahui kisah ini akan
semakin kagum kepada Umar. Ia rela menghentikan langkahnya, lalu
mendengar dengan seksama petuah wanita itu meski dalam waktu lama. Ini
adalah teladan luar biasa yang tidak banyak dilakukan manusia, apalagi
orang yang merasa telah menempati posisi terhormat di masyarakat.
[ Al Qur'an ] Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk
memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak
dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka
mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar
(ayat-ayat Allah). Mereka itu bagai binatang ternak, bahkan mereka lebih
sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.(Al-Araf [7]: 179)
Hikmah dari kisah dan dalil itu ialah bahwa :
Tersumbatnya informasi langit berakibat fatal. Manusia bisa gagal menjadi baik.
Jadi, Allah Yang Maha Bijaksana tidak pernah menutup pintu informasi
tersebut bagi hamba-Nya. Inilah yang diterangkan Allah Taala dalam
al-Quran:
Sesungguhnya mahluk bergerak yang bernyawa yang
seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah; orang-orang yang tuli dan bisu
yang tidak mengerti apa-apapun. Kalau sekiranya Allah mengetahui
kebaikan ada pada mereka, tentulah Allah menjadikan mereka dapat
mendengar.(Al-Anfal 8: 22-23)
Setiap informasi dari kitabullah
dan hadist, sunnah para Nabi, Shahabat, Tabiin yang berkilau telah
terjamin mengenai peluang kebaikan didalamnya, itulah sebenarnya temuan
paling berharga.
Terlebih dizaman ini, jadi tidak mengherankan
bila Allah Ta ala menyebutkan bahwa sikap ambisius untuk berburu
INFORMASI kebaikan dengan menyeleksi secara seksama setiap ucapan
tentang PETUNJUK ALLAH adalah ciri pertama kepribadian para hamba-Nya.
Hidayah Barang Termahal, Pencariannya harus serius melebihi aktifitas
apapun didalam kehidupan, berjuang dalam ketaatan yg mengikuti para
Nabi-Shahabatnya barulah Allah akan menunjukkan dan membukakan hatinya,
Cahaya kedalam dada seseorang.
Cara Meningkatkan IQ Bayi
Meningkatkan IQ atau kecerdasan anak menurut para ahli kesehatan bisa dimulai sejak masih di dalam kandungan.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan intelegensia anak seperti dikutip dari Parents Indonesia:
Berbicara dengan bayi
Bayi yang sedang berkembang di rahim bisa mendengar suara yang terjadi
di luar rahim setelah usia 23 minggu. Bayi dalam kandungan memiliki
kemampuan mendengar yang terbatas, tapi dia dapat membedakan suara
ibunya.
Pakar kesehatan dari NYU Brain Research Laboratories
sepakat bahwa memerdengarkan musik yang menenangkan atau membaca puisi
kepada bayi saat masih berada rahim dapat meningkatkan kemampuan
menulis, membaca, dan bahasa si anak saat sudah lahir.
Makan dengan benar
Memilih makan yang tepat dan sehat tidak hanya akan menguntungkan ibu
hamil tetapi juga memiliki dampak positif pada perkembangan bayi.
Makanan yang mengandung lemak omega-3 (nabati) dan turunannya (DHA) bisa
meningkatkan perkembangan otak bayi.
Ikan berlemak seperti
tuna, salmon, dan ikan haring, minyak ikan dan hati mengandung omega-3
yang tinggi. Sedangkan unggas dan kuning telur dianjurkan untuk
dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan DHA. Makanan tinggi asam folat,
seperti jeruk, brokoli, hati, sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan
bisa menghilangkan risiko cacat saraf otak dan tulang belakang.
Berbicara dengan bayi
Bayi yang sedang berkembang di rahim bisa mendengar suara yang terjadi di luar rahim setelah usia 23 minggu. Bayi dalam kandungan memiliki kemampuan mendengar yang terbatas, tapi dia dapat membedakan suara ibunya.
Pakar kesehatan dari NYU Brain Research Laboratories sepakat bahwa memerdengarkan musik yang menenangkan atau membaca puisi kepada bayi saat masih berada rahim dapat meningkatkan kemampuan menulis, membaca, dan bahasa si anak saat sudah lahir.
Makan dengan benar
Memilih makan yang tepat dan sehat tidak hanya akan menguntungkan ibu hamil tetapi juga memiliki dampak positif pada perkembangan bayi. Makanan yang mengandung lemak omega-3 (nabati) dan turunannya (DHA) bisa meningkatkan perkembangan otak bayi.
Ikan berlemak seperti tuna, salmon, dan ikan haring, minyak ikan dan hati mengandung omega-3 yang tinggi. Sedangkan unggas dan kuning telur dianjurkan untuk dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan DHA. Makanan tinggi asam folat, seperti jeruk, brokoli, hati, sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan bisa menghilangkan risiko cacat saraf otak dan tulang belakang.
Langganan:
Postingan (Atom)


