Selasa, 06 Maret 2012

Wali Quthub

Description
Banyak buku tentang manaqib para ulama atau habaib yang telah beredar di masyarakat umum, dengan terbitnya buku manaqib ini diharapkan dapat mengisi kekosongan pembaca mengenai manaqib orang-orang saleh dari keturunan Nabi saw yang tidak terdapat pada buku-buku yang telah beredar tersebut.

Orang-orang saleh tersebut adalah para ulama, ahli-ahli hukum (fuqoha’), para syekh (guru-guru besar) yang mengajarkan ilmunya. Di antara mereka ada yang berpangkat Quthub, Autad, Abdal dan ahli-ahli ibadah, serta para wali yang berpangkat tinggi yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Di Tarim-Hadramaut misalnya, syekh Abdurrahman al-Seggaf bin Muhammad Maula Dawilah berkata,’Lebih dari sepuluh ribu wali besar, delapan puluh wali quthub dari keluarga Alawiyin dikuburkan di pemakaman Zanbal’.

Karena banyaknya salaf Alawiyin yang mempunyai predikat wali quthub, penulisan manaqib wali quthub ini hanya dibatasi kepada sepuluh tokoh Alawiyin yang hidup pada abad 7 sampai abad 11 hijriyah, yaitu mulai dari zaman al-Faqih al-Muqaddam Muhammad bin Ali sampai syekh Ali bin Abubakar al-Sakran. Menurut Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad, ‘Syekh Ali bin Abubakar al-Sakran adalah salaf ba’alawi terakhir yang harus ditaati dan diteladani. Adapun yang datang kemudian, mereka ‘laki-laki’ dan kita ‘laki-laki’ (yakni kita berhak mengikuti atau menolak sesuai dengan dalil)’.

Tujuan utama penyusunan buku tentang manaqib orang-orang saleh ini, dikarenakan penulis ingin mendapatkan keridhaan Allah swt dan Rasul-Nya serta kecintaan mereka, sehingga penulis dikumpulkan bersama mereka di akhirat


Judul : Manaqib Sepuluh Wali Qutub Keturunan Rasulullah
Penulis : Idrus Alwi Al Masyhur
Kategori : Sejarah
Penerbit : Saras & Tamanbuku
Terbit : Juli 2011
Tebal : 96 halaman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar